Jumat, 23 Desember 2022

Penghujung tahun

 Dear God, 

Thank you so much for everything God. Banyak banget hal yang bisa aku syukuri di 2022, melalui rasa khawatir, takut, curiga, dan rasa negatif yang lainnya. Terutama akhir tahun ini, pikiran dan hati ku lebih dominan diliputi rasa negatif, ntah karna usia atau memang aku yang belum dewasa. 

Tuhan, banyak yang bilang tahun depan akan gelap, harus berupaya lebih untuk mendapatkan sesuatu, mungkin hal-hal ini juga yang membuat ku banyak berburuk sangka. Tapi ke khawatir an ku saat ini bukan tentang masa depan melainkan tentang kepercayaan, penghianatan atau sebagainya. Memang tak baik menaruh percaya pada manusia, tapi hal ini sangat naluriah dan muncul dengan sendirinya. Semoga saja setiap pikiran ku hanya muncul karna kepedulian ku bukan karna faktor lainnya.

Aku pernah merasakan sakitnya dihianati, aku tak ingin hal itu terulang kembali terlebih jika dilakukan oleh orang yang sama. Memang rasa percaya ku kini tak sebaik yang dahulu, ya karna semua kisah yang pernah terjadi. Ku pikir menahan diri adalah cara terbaik untuk saat ini, tapi rasanya menyiksa, bersikap bodo amatpun tak bisa karna kepalaku sulit untuk melupakan hal itu.

Tuhan, apapun yang terjadi semua hal itu ku serahkan kedalam genggaman tanga Tuhan. Bukan tanpa maksud Tuhan berbuat ini dalam hidupku.