Minggu, 14 Agustus 2016


Aku tak tau pada siapa aku harus bercerita, hanya pada Bapak selama ini ku curahkan segalanya. Tapi, tanpa ku ceritakanpun kau tahu segalanya karna Engkaulah maha mengetahui.
Aku lelah bercerita pada benda mati yang tak bisa memberikan komentar atau masukan, aku bosan saat mendengar orang berkomentar tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Mengapa kondisi ini seperti menyudutkanku? Salahkah aku? Jika ya, sampaikan secara langsung, jangan kau umbar secara umum.
Baru ku ketahui kenyataan ini beberapa waktu lalu, dan selama ini hanya aku yg tak tahu. Salah kuemang tak peka akan keadaan lingkungan, teman sendiripun tak bisa aku mengerti, hemm malangnya nasib ku.
Bukan aku tak mau tahu tapi kau tak pernah beritahu, aku bukan mahluk ajaib yang bisa bermain macig.
Sudahlah, hanya itu yang ini kusampaikan. Setidaknya aku bisa bercerita, meluapkan emosiku dan meneteskan air mata ku. Terimakasih.

Tidak ada komentar: