Senin, 31 Oktober 2016

Tak apa

Pelangi tak perlu menunggu hujan untuk bisa bersinar, kunang-kunang tak harus menunggu malam untuk terbang, dan kau tak harus menunggu ku untuk melangkah. Namun pelangi akan indah saat bersinar sehabis hujan, kunang-kunangpun akan lebih indah saat terbang di malam hari, mungkin kitapun akan lebih bersinergi saat jalan bersama.
Semua perlu kepercayaan, aku bukan tipikal manusia yang mudah percaya tapi ketika aku memberi kepercayaan itu tolong jaga dengan baik karna akan sulit untuk mendapatkannya kembali. Dulu kau pernah mendapatkan itu secara penuh walaupun sedikit demi sedikit terkikis karna tindakan mu sendiri tapi aku selelu mencoba mengerti. Aku tak pernah ingin menjadikan mu alasan ku ketika mendapatkan suatu hal yang membuatku perlu berfikir lebih banyak dari biasanya, namun saat itu kenyataannya apa yang bisa aku perbuat? Mungkin aku belum bisa menjadi teman yang baik, hal tersulit untuk ku adalah menjadi tempat sampah mu. Selalu menjadi tempat sampah yang bersih saat itu tentang mu. Biarkan itu menjadi tugas untuk ku, Tuhan itu baik semoga doa ku selalu didengar olehnya karna tak akan lupa ku sebut namamu didalamnya.
Perubahan itu bukan hal mudah, lain hal dengan hal baru. Aku selalu suka hal baru tapi aku tak suka perubahan. Tapi kedua hal itu akan selalu ada dan aku harus selalu belajar untuk menerima keduanya. Tak pernah aku berfikir kau berbah karna ku, baik ataupun buruk. Hanya saja ada sedikit harapan ku kau bisa menjadi lebih baik tak harus karna aku tapi itu untuk dirimu sendiri. Mungkin aku yang belum mengenal mu lebih dalam, buruk dan baik mu belum terlalu aku tau tapi terimakasih atas keterbukaan mu pada ku. Jujur, aku belum bisa menerima itu tapi hal tersebut tak bisa merbah sikap ku pada mu, aku tetap milik mu, baik ataupun buruk tapi jangan terlalu larut dalam keburukan karna kau akan terlambat merasakan kebaikan. Doa ku selalu bersama mu.

Tidak ada komentar: