Kau tau pesan apa yg di sampaikan ranting pada daun gugur dan meninggalkannya?
Rasa bersalah ranting sangat besar, karna dia merasa tak bisa menjaga daun
"Maafkan aku tak bisa menjaga mu untuk selalu menetap dan tak bisa pergi bersama" kata ranting
Daun tak pernah marah pada ranting jikalau kepergiannya tak pernah di hadang
Daun hanya berharap ranting dapat menghasilkan daun lebih indah
Daun akan selalu berdoa agar ranting tetap kokoh dan bertahan
Ranting akan selalu kuat tanpa daun karna akan tumbuh daun baru
Hanya saja daun tak bisa hidup tanpa ranting
Hingga akhirnya daun mengiklaskan ranting dan pergi untuk selamanya
Semoga ranting selalu berbahagia
Senin, 19 Desember 2016
Kamis, 01 Desember 2016
Welcome
Welcome to desember ceriaaaaa, apa yang kan terjadi pada bulan ini? Ngga ada yg tau tapi akan saya usahakan untuk selalu ceria menuju penghujung tahun 2016 ini. Banyak kisah yang sudah terjadi dan mari kita akhiri kisah tahun ini dengan penuuh cinta dan keceriaan.
Hati tak pernah berbohong semua trrgantung pada pemilik hati akan menyampaikan dengan jujur atau tidak? Tapi jangan pernah membohongi diri mu sendiri karna semua yang hati mu rasakan tak pernah salah. Sebelum tahun ini berlalu jujurlah pada hati dan diri mu sendiri agar kau tutup tahun ini dengan penuh cinta.
Hati tak pernah berbohong semua trrgantung pada pemilik hati akan menyampaikan dengan jujur atau tidak? Tapi jangan pernah membohongi diri mu sendiri karna semua yang hati mu rasakan tak pernah salah. Sebelum tahun ini berlalu jujurlah pada hati dan diri mu sendiri agar kau tutup tahun ini dengan penuh cinta.
Rabu, 30 November 2016
Ahkir bulan November
Penghujung bulan basah ini sepertinya berakhir dengan kehangatan, memang tak sesempurna kehangatan dalam peluk namun lebih hangat saat hujan membasahi di malam hari. Sapaan manis yang akhir-akhir ini selalu aku dapat setiap menjelang tidur membuat akhir bulan yang memperingati hari pahlawan ini menjadi lebih berkesan dari bulan basah sebelumnya. Banyak kerinduan pada orang-orang yang aku sayang sebenarnya tapi 2 bulan terakhir ini semua tidak bisa terwujud, hal itu yang membuat kehangatan ini kurang sempurna.
Jika kau bisa membaca fikiran ku, benak ku selalu bertanya kapan akhir dari semua ini? Ucapan manis, perhatian, larangan, kecemburuan dan segala hal yang kau tunjukan itu apakah akan segera berakhir? Atau akan menjadi milik ku dengan utuh dan resmi? Ya walau aku tau semuanya hanya akan sementara.
Ku tutup bulan ini dengan indah karna selalu bersama orang yang ku sayang, walau semua hanya sementara. Tak akan ada yang abadi, tapi bodohkah aku, saat bermain suatu permainan dan sudah kuketahui bahwa aku akan kalah tapi permainan ini tetap ku mainkan.
Hanya saja perasaan seorang gadis ini bukan permainan, jadi haruskah pergi sebelum aku kalah?
Selamat tinggal malam dingin yang selalu menyelimuti di penghujung bulan november. Hujan yang membasahi menghilangkan senyum manis yang merona, paras nan elok. Pelangi canda tawa bulan ini akan sangat aku rindukan, kesabaran mu menghadapi kupun akan selalu aku rindukan. Dan semua kubungkus dalam pertanyaan terakhir ku pada bulan ini, masih sanggupkah engkau menjalani hari mu dengan manusia seperti ku? Selalu menyulitkan mu dalam segala dimensi, dan masih bisakah kau menerima kekurangan ku? Tulisan ini tak seindah bintang yang kau lihat di pantai pada malam hari atau gemerlap lampu kota saat kau lihat dari bukit tinggi. Tapi tulisan ini ungkapan kebahagiaan ku pada bulan ini yang selalu bersama mu, namamu yang menginspirasi ku untuk menulis ini.
Jika kau bisa membaca fikiran ku, benak ku selalu bertanya kapan akhir dari semua ini? Ucapan manis, perhatian, larangan, kecemburuan dan segala hal yang kau tunjukan itu apakah akan segera berakhir? Atau akan menjadi milik ku dengan utuh dan resmi? Ya walau aku tau semuanya hanya akan sementara.
Ku tutup bulan ini dengan indah karna selalu bersama orang yang ku sayang, walau semua hanya sementara. Tak akan ada yang abadi, tapi bodohkah aku, saat bermain suatu permainan dan sudah kuketahui bahwa aku akan kalah tapi permainan ini tetap ku mainkan.
Hanya saja perasaan seorang gadis ini bukan permainan, jadi haruskah pergi sebelum aku kalah?
Selamat tinggal malam dingin yang selalu menyelimuti di penghujung bulan november. Hujan yang membasahi menghilangkan senyum manis yang merona, paras nan elok. Pelangi canda tawa bulan ini akan sangat aku rindukan, kesabaran mu menghadapi kupun akan selalu aku rindukan. Dan semua kubungkus dalam pertanyaan terakhir ku pada bulan ini, masih sanggupkah engkau menjalani hari mu dengan manusia seperti ku? Selalu menyulitkan mu dalam segala dimensi, dan masih bisakah kau menerima kekurangan ku? Tulisan ini tak seindah bintang yang kau lihat di pantai pada malam hari atau gemerlap lampu kota saat kau lihat dari bukit tinggi. Tapi tulisan ini ungkapan kebahagiaan ku pada bulan ini yang selalu bersama mu, namamu yang menginspirasi ku untuk menulis ini.
Kamis, 24 November 2016
Apa ini?
Ketakutan ini semakin hari semakin menyelimuti, aku selalu mencoba untu melawan tapi sangat sulit rasanya. Tak biasanya dengan mudah ku berucap manis, tak biasanya dengan mudah ku jatuh dalam pelukan, ada apa ini? Pasti ada yang salah. Haruskah aku hentikan? Tapi melawan diriku sendiri sangat sulit rasanya.....
Semua ini terlalu nyaman, yang ku tau ini bukan cinta, hanya kenyamanan. Setelah jarak memisahkan mungkin kita akan hidup dengan dunia masing-masing lagi. Tapi saat jarak ini menimbulkan kerinduan yang mendalam, maka aku terjebak dalam sebuah kata cinta. Jadi haruskan kita berpisah dulu?
Saat hati terluka memang terkadang harus membukanya untuk bisa menyembuhkannya, tapi apa ini proses untuk membuka hati? Sepaham ku, aku sudah mengiklaskan yang lalu, namun saat membuka lembar baru dengan kisah yang akan sama, rasanya percuma. Untuk apa aku meninggalkan yang lalu saat yang baru akan berakhir sama?
Aku hanya percaya pada Tuhan saat ini, pada diriku sendiripun rasanya aku tak percaya. Tuhan sedang merenda dalam hidup ku, biarkan kisah ku Dia yang menulis, aku hanya menulis kisah yang sudah kulalui ini. Semua aku percayakan pada-Nya.
Senin, 14 November 2016
Mungkin ini
Ada rasa takut dalam diri ku, sepertinya aku tau hal apa itu tapi sulit untuk mengucapkannya. Semakin lama aku menjalankan semua seperti ini akan sulit bagi ku melepaskannya, sayangnya suatu hari nanti harus aku lepaskan. Aku sudah terjebak dalam kenyamanan, seharusnya aku bisa membatasi diriku tapi daya tarik mu terlalu kuat. Bagaikan magnet kutub utara dan selatan yang saling menarik, terkadang ada penghalang tapi saat + dan - mengumpulkan masing-masing kekuatannya penghalang itu tak ada artinya lagi. Mungkin aku yang salah disini, tak bisa mengiklaskan saat kau akan meninggalkan. Rasa sayang itu tulus, hingga tak rela untuk kandas begitu saja.
Takut, saat aku tak bisa mengontrol diri dan perasaan ku.
Takut, saat aku akan merasakan tercampakkan nantinya.
Takut, saat aku akan merasa sakit yang mendalam.
Takut, saat aku akan menyesal karna keiklasan yang dipaksakan.
Takut, saat rasa ingin memiliki ini tumbuh semakin besar.
Takut, saat aku tak bisa membatasi hingga semua mengalami perubahan.
Takut, akan segala ketakutan ku.
Mungkin itu saja alasan ku, semakin lama aku semakin takut berada di dekat mu. Kau bukan benda yang bisa aku miliki sesuka ku dan saat ini harus ku turunkan egoku atas segala hal karna tak selamanya apa yang aku inginkan sama dengan kehendak Tuhan.
Senin, 31 Oktober 2016
kuy kuy bergerak
Emosi yang sangat tidak stabil. Terdakang sedih, bahagia, marah, kecewa dan senang dalam waktu yang berdekatan. Untung saja tidak bersamaan, sepertinya aku mulai gila. Semua kekosongan ini membuatku banyak berfikir, aku butuh aktifitas. baiklah, buat aktifitas mu sendiri dan sibukkan diri. dulu semua terasa mudah, bergerak kesana kemari apa yang ingin kulakukan sampai terkadang tak terealisasi semua. Sangat berbeda jauh dengan saat ini yang mempunyai waktu renggang. Apa aku saja yang membuat waktu ini menjadi terasa renggang? hemmm, mari kita mulai kesibukan kita lagi, jangan terlalu berlarut-larut dalam diam. Mungkin memasuki diri sendiri hal penting tapi sekarang waktunya bergerak, ayo mulai fikirkan masa depan baik akademik, organisasi, kehidupan dan yang sudah cukup lama aku lupakan percintaan (hahaha). Mulai membuat list baru? oke, bidik target mu dari sekarang. Mari mulai aktifitas baru kita :)
Tak apa
Pelangi tak perlu menunggu hujan untuk bisa bersinar, kunang-kunang tak harus menunggu malam untuk terbang, dan kau tak harus menunggu ku untuk melangkah. Namun pelangi akan indah saat bersinar sehabis hujan, kunang-kunangpun akan lebih indah saat terbang di malam hari, mungkin kitapun akan lebih bersinergi saat jalan bersama.
Semua perlu kepercayaan, aku bukan tipikal manusia yang mudah percaya tapi ketika aku memberi kepercayaan itu tolong jaga dengan baik karna akan sulit untuk mendapatkannya kembali. Dulu kau pernah mendapatkan itu secara penuh walaupun sedikit demi sedikit terkikis karna tindakan mu sendiri tapi aku selelu mencoba mengerti. Aku tak pernah ingin menjadikan mu alasan ku ketika mendapatkan suatu hal yang membuatku perlu berfikir lebih banyak dari biasanya, namun saat itu kenyataannya apa yang bisa aku perbuat? Mungkin aku belum bisa menjadi teman yang baik, hal tersulit untuk ku adalah menjadi tempat sampah mu. Selalu menjadi tempat sampah yang bersih saat itu tentang mu. Biarkan itu menjadi tugas untuk ku, Tuhan itu baik semoga doa ku selalu didengar olehnya karna tak akan lupa ku sebut namamu didalamnya.
Perubahan itu bukan hal mudah, lain hal dengan hal baru. Aku selalu suka hal baru tapi aku tak suka perubahan. Tapi kedua hal itu akan selalu ada dan aku harus selalu belajar untuk menerima keduanya. Tak pernah aku berfikir kau berbah karna ku, baik ataupun buruk. Hanya saja ada sedikit harapan ku kau bisa menjadi lebih baik tak harus karna aku tapi itu untuk dirimu sendiri. Mungkin aku yang belum mengenal mu lebih dalam, buruk dan baik mu belum terlalu aku tau tapi terimakasih atas keterbukaan mu pada ku. Jujur, aku belum bisa menerima itu tapi hal tersebut tak bisa merbah sikap ku pada mu, aku tetap milik mu, baik ataupun buruk tapi jangan terlalu larut dalam keburukan karna kau akan terlambat merasakan kebaikan. Doa ku selalu bersama mu.
Semua perlu kepercayaan, aku bukan tipikal manusia yang mudah percaya tapi ketika aku memberi kepercayaan itu tolong jaga dengan baik karna akan sulit untuk mendapatkannya kembali. Dulu kau pernah mendapatkan itu secara penuh walaupun sedikit demi sedikit terkikis karna tindakan mu sendiri tapi aku selelu mencoba mengerti. Aku tak pernah ingin menjadikan mu alasan ku ketika mendapatkan suatu hal yang membuatku perlu berfikir lebih banyak dari biasanya, namun saat itu kenyataannya apa yang bisa aku perbuat? Mungkin aku belum bisa menjadi teman yang baik, hal tersulit untuk ku adalah menjadi tempat sampah mu. Selalu menjadi tempat sampah yang bersih saat itu tentang mu. Biarkan itu menjadi tugas untuk ku, Tuhan itu baik semoga doa ku selalu didengar olehnya karna tak akan lupa ku sebut namamu didalamnya.
Perubahan itu bukan hal mudah, lain hal dengan hal baru. Aku selalu suka hal baru tapi aku tak suka perubahan. Tapi kedua hal itu akan selalu ada dan aku harus selalu belajar untuk menerima keduanya. Tak pernah aku berfikir kau berbah karna ku, baik ataupun buruk. Hanya saja ada sedikit harapan ku kau bisa menjadi lebih baik tak harus karna aku tapi itu untuk dirimu sendiri. Mungkin aku yang belum mengenal mu lebih dalam, buruk dan baik mu belum terlalu aku tau tapi terimakasih atas keterbukaan mu pada ku. Jujur, aku belum bisa menerima itu tapi hal tersebut tak bisa merbah sikap ku pada mu, aku tetap milik mu, baik ataupun buruk tapi jangan terlalu larut dalam keburukan karna kau akan terlambat merasakan kebaikan. Doa ku selalu bersama mu.
Senin, 24 Oktober 2016
Tentang apa?
Berapa kali mata hari terbit selama disini?
Berapa malam yang dilewatkan saat disini?
Berapa banyak hujan turun?
Dan, berapa lagi sisa waktumu?
Semua ini berdinamika, retorika yang semu. Kupu-kup pergi mecari tempat lain saat bosan dengan tempat lamanya. Hujan turun dimanapun sesukanya tanpa melihat ada yg membutuhkannya atau tidak. Setiap hal itu karna keinginan, tapi tetap saja harus melihat kebutuhan. Warna tak hanya hitam dan putih, jinggapun kini ikut andil. Hidup? Pertanyakan itu pada diri sendiri.
Masih haruskan melihat apa yang orang lain inginkan tanpa mepertimbangkan itu yang kau butuhkan dan sampai situlah kapasitas dan kapabilitas diri mu.
Tak baik terlalu banyak berfikir, tapi tetap jangan tergesah-gesah. Ingat, Tuhan mu ada selalu untuk mu.
Berapa malam yang dilewatkan saat disini?
Berapa banyak hujan turun?
Dan, berapa lagi sisa waktumu?
Semua ini berdinamika, retorika yang semu. Kupu-kup pergi mecari tempat lain saat bosan dengan tempat lamanya. Hujan turun dimanapun sesukanya tanpa melihat ada yg membutuhkannya atau tidak. Setiap hal itu karna keinginan, tapi tetap saja harus melihat kebutuhan. Warna tak hanya hitam dan putih, jinggapun kini ikut andil. Hidup? Pertanyakan itu pada diri sendiri.
Masih haruskan melihat apa yang orang lain inginkan tanpa mepertimbangkan itu yang kau butuhkan dan sampai situlah kapasitas dan kapabilitas diri mu.
Tak baik terlalu banyak berfikir, tapi tetap jangan tergesah-gesah. Ingat, Tuhan mu ada selalu untuk mu.
Rabu, 19 Oktober 2016
Bye
Ada cerita baru malam ini, semua dengan mudah terlontar dari mulut ku, sangat lancar seperti air mengalir di sungai. Aku menceritakan semuanya pada orang itu. Hemmm, sepertinya aku punya kemajuan, sakitku akan segera sembuh. Tapi bukan dalam artian aku menggantikan mu, tidak itu tidak mungkin. Hanya saja ada orang baru yang bisa membuka fikiran ku, mungkin saran yang bisa sedikit aku terima untuk tidak menjadi manusia keras kepala. Ketika membahas keras kepala terbersit ingatan mu menampakan bayangan mu, kata yang sering kau lontarkan jika jengkel pada ku "tu pala keras nget ya" hahaha, sudah tidak sekeras dulu sepertinya. Oh ya, kau tau dia mempertanyakan siapa yang bisa aku dengarkan? kata-kata siapa yang aku turuti? ya jelas bukan kau, tak perna aku mendengarkan mu karna aku manusia yang paling sulit untuk diperintah dan melakukan setiap hal yang ada difikiran ku. Saat ini aku tidak sekeras itu, ku harap kata-katanya bisa aku dengar walaupun harus aku saring beberapa kali tapi setidaknya dari satu paragraf kata-katanya ada satu kalimat yang bisa aku ikuti. Sepertinya dia jadi orang yang lebih mengerti aku dibandingkan kau, hemmm memang sudah waktunya menganti tokoh dalam cerita ku. Selama ini selalu tentang mu, kamu dan kamu hingga aku bosan, terimakasih atas warna selama ini. Bye
Senin, 17 Oktober 2016
Ada Orang Baru
Kau tau siapa nama ku dulu? Dengan senang hati aku bangga dipanggil dengan nama itu, nama yang masih menjadi milikku namun sudah tak ada yang memanggilnya lagi. Kau tau kapan kau terakhir memanggil ku dengan nama itu? kurasa tidak mungkin, nama itupun sepertinya sudah kau lupakan. Bukannya aku rindu akan panggilan itu tapi aku rindu ketika kau yang memanggil ku.
Kau tau, ada orang baru masuk dalam kehidupan ku. Dia memang tidak memiliki panggilan khusus untuk ku tapi dia selalu punya waktu khusus untuk ku, tidak selalu dan kapanpun memang, tapi setidaknya waktu itu diberikan pada ku. Kau tau hadiah terindah itu apa? bukan suatu benda, bukan suatu hal yang terlihat tapi waktu. Ketika sesorang berani memberikan waktunya untuk mu secara tidak langsung dia memberikan sedikit hidupnya untuk mu.
Saat ini aku sedang berfikir, semakin banyak waktu intens yang dia berikan pada ku. kau tau kenapa? hemmm, sepertinya tidak. tapi aku punya sesuatu pendugaan padanya, mungkin sedang bosan, butuh teman, seseorang yang biasa dengannya sedang sibuk, atau mungkin dia memang ingin mengisi waktu kosongnya. Semua itu hanya pendugaan tanpa fakta, ya sudahlah. Kau tau sedang banyak benang berbelit di kepalaku, saling terikat hingga sulit untuk diuraikan. Menjadikannya sebuah tulisanpun aku tak sanggup apalagi menjabarkannya dalam bentuk lisan. Kau tau cerita tentang para sahabatku? Dulu aku sering menceritakan mereka pada mu, tapi ntah mengapa sulit untuk ku menceritakan tentang mereka pada orang baru ini. Mungkin karna dia termasuk salah satu orangnya dan mengenali mereka. Terlalu banyak yang sudah tidak kau tahu tentang mereka termasuk tentang aku, tapi sayangnya kau pergi tanpa memberikan ku kesempatan mencari orang baru mengganti mu bukan mencari pengganti mu dalam hal lain hanya untuk sebagai teman ku berbagi saja, membagikan semua cerita ku.
Sabtu, 15 Oktober 2016
kemarin sepertinya yang terakhir
Ini bukan hanya sebuah cerita namun rasa yang akan ku ungkap, terlalu sulit untuk mengatakan ini didepan mu memang nyali ku tidak sebesar itu untuk mengatakan secara langsung hingga hanya sebuah tulisan tak berisi ini yang bisa aku sampaikan. semua cerita ini berawal dari sebuah pertemuan, aku yang terlalu naif dan mencinta sehingga membuatku gila dan tak sadarkan diri akan segala keadaan. aku selalu mencoba menyukai setiap hal yang kau suka, mencari tau setiap hal tentang mu agar kita bisa bercengkrama dengan akrab saat bertemu. usahaku tidak sia-sia, Tuhan mengijinkan kita untuk lebih dekat dan pada akhirnya memutuskan untuk memiliki sebuah hubungan, "pacar" ya seperti itulah biasanya orang-orang mengataknnya. waktu yang ku habiskan dengan mu terkadang membuatku sedikit menjauh dari teman-teman ku, membuat ku menomor duakan tanggung jawab ku, syukurnya tidak membuatku membohongi orang tua ku.
Kini semua sudah usai, dan kuharap semua dapat aku mengerti, sudah cukup lama dan kini waktunya beranjak. bukan mencari yang baru dan mengiklaskan yang lama, memang cukup sulit karena bukan luka yang kau toreh tapi sebuah kenangan. Tahun ini mungkin kau coba membuat aku mengerti bahwa semua sudah berakhir dan benar-benar berakhir. ucapan itu tak ada lagi, mungkin tahun lalu adalah yang terakhir. hal baru yang kusadari, ku buat luka ku sendiri. Hanya saja sedikit hal yang masih kuharapkan, pesan terakhir dari mu, tak adakah seikit perpisahan? Sunggu ini sangat sulit, jika kau pergi dengan menginggalkan luka akan mudah bagi ku menjalani ini karna ada luka yang harus aku obati tapi ini terlalu mulus, ataukah aku yang tidak menyadari akan luka itu? sudahlah aku tak ingin mengungkit masalah luka itu.
Good bye, hanya itu. Satu hal yang perlu kau tau, doa ku selalu beserta mu. Teman-teman ku bilang, kita terlalu cepat menyadari hal itu dan mengambil keputusan dengan sangat dewasa. baiklah, cukup jangan kembali membahas itu. Apa yang perlu ku tulis lagi? menceritakan kisah kita? sepertinya itu tidak baik, mengucapkan kata perpisahan pada mu? sudah terlalu sering, atau aku ceritakan hal apa yang aka ku perbuat? baiklah, aku harus membenahi diri sepertinya, kembali menjadi diri ku lagi dan menyelesaikan semua tugas ku. Akan aku sanggup kembali ke kota itu? bertemu dengan mu lagi dan mengingat masa lalu? hemmmm, semakin cepat ini berakhir maka semakin cepat aku bertemu masa lalu ku. aku kuat, dan harus bisa. Carilah seseorang yang baru agar akupun bisa melakukan itu.
Cerita hari ini
Semua terulang lagi malam ini, kubasahi pipi ku, sendiri,
disudut kamarku kudekap erat kedua kaki ku merunduk dan bergetar sekujur tubuh
ku. Lagi? Ya, terulang lagi. Karna orang yang sama? Sepertinya tidak, bukan karna
dia ada faktor lain, tapi aku butuh dia. Kau tau masalah apa yang sedang ku
alami? Tidak, itu jawabnnya. Bukan karna mu aku seperti itu tapi didepan mu ku
tunjukan kekesalan ku yang ku harap kau bias tanya “kenapa?” tapi memang kita
belum saling mengerti jadi sudahlah anggap saja semua ini memang salah ku.
Bukan aku ingin membuatmu merasa bersalah, tapi ku hanya ingin bercerita. Mungkin
kaupun punya masalah mu sendiri dan ini keegoisan ku yang berharap semua orang bias
mengerti. hemmm sudahlah.
Pertama kalinya aku putuskan menjadi orang yang bisa mengungkapkan
sedikit tentang ku, tapi itu tidak mudah sangat tidak mudah. Harus ku turunkan
kesombongan ku untuk berkata “aku tidak baik-baik saja”. Apa langkah ini hal
yang salah? Atau aku mencoba terbuka pada orang yang salah? Ntahlah, bukan
saatnya mencari kesalahan. Aku tau akibatnya bila semua hanya ku pendam
sendiri, bukan tidak ingin percaya pada orang tapi sulit sangat sulit untuk
membuka mulut dan menyampaikan isi hati. Hati, ya hati ku yang bermasalah karna
semua tidak terungkap dengan mudah.
Jumat, 14 Oktober 2016
Pesan Ku
Seperti dedaunan yang gugur bersamaan, mereka sudah berusaha berpegangan sekuat mungkin namun angin yang berhembus begitu kencang. Kami gugur bersamaan namun tidak selalu mendarat pada tempat yang sama bahkan tidak selalu bersamaan. Perjalanan kami menuju tempat akhir harus melalui gemuruh angin terlebih dahulu. Meninggalkan daun yang lain pada tangkainya, mengijinkan tempat kami ditumbuhi dedaunan yang baru. Bukan hanya dedaunan itu, tapi akupun akan mengalaminya. Ntah tentang tempat tinggal seutuhnya atau hanya tempat berteduh. Ntah tempat tinggal raga atau perasaan. Akhirnya semua akan ditinggalkan atau meninggalkan sebelum ditinggalkan? Semua itu pilihan. Aku punya pilihan lain, bertahan sampai yang pergi akan kembali lagi, bagaimana? Hemm, itupun jika ia kembali tapi ketika tidak? Haruskah aku menetap sampai aku tak bisa berkata lagi? Sampai aku kering keronta dan tersisa tulang belulang saja. Senaas itukah aku?
Ketika ia kembali saat kau menunggu, apakah pada saat itu kau sudah merasa jadi pemenang? Tidak sama sekali, 'bodoh' hanya itu kata yang layak untuk mu. Berapa lama waktu yang kau habiskan? Berapa orang yang kau siasiakan? Berapa banyak sakit yang kau terima? Hanya itu yang ingin aku sampaikan.
Ketika ia kembali saat kau menunggu, apakah pada saat itu kau sudah merasa jadi pemenang? Tidak sama sekali, 'bodoh' hanya itu kata yang layak untuk mu. Berapa lama waktu yang kau habiskan? Berapa orang yang kau siasiakan? Berapa banyak sakit yang kau terima? Hanya itu yang ingin aku sampaikan.
Kamis, 13 Oktober 2016
RINDU
Berbagai jenis manusia aku temuin selama hidup dan ada 3 manusia yang selalu bikin aku merasa terjaga. jarak kita mungkin tidak semuanya berdekatan dan intensitas bertemu kita tidak terlalu sering. Percaya, ya karna kita saling percaya kita bisa berteman sampai detik ini. banyak hal yang dilakuin bersama dari jaman masih deketan semua sampai sekarang ada satu anak yang nan jauh disana tak tak pernah kembali. hehe
Kalian pernah merasa rindu? ya, aku sering merasakan itu. Terutama untuk kamu yang nan jauh dina. Dila, itu namanya. Kosan kita dulu deket banget loh. kamu tau, semenjak kamu pindah kita jarang sarapan nih, padahal sarapan itu penting banget. Kamu tuh ibu banget buat kita bertiga dan alhasil sekarang kadang aku yg gantiin posisi itu walau ga sebaik kamu sih. Mungkin diantara kita berempat aku paling deket sama kamu dulu, karna kita sering bareng tapi aku selalu coba ko buat deket sama Uvi, Maya juga. Kata rindu akan selalu ada buat kalian.
Aku bukan orang seterbuka kalian yang dengan mudahnya ceritain segala hal, maaf. Tulisan ini juga gak sepuitis kata-kata postingan kalian kalo lagi kangen, yang jelas aku rindu kalian. Banyak banget yang udah dilewatin bareng-bareng, dari saling diem-dieman, saling ngomelin, ngingetin untungnya gak pernah sampe marah-marahan. hehe. Hai my best frind, how are you? I need you and I miss you.
Kalian pernah merasa rindu? ya, aku sering merasakan itu. Terutama untuk kamu yang nan jauh dina. Dila, itu namanya. Kosan kita dulu deket banget loh. kamu tau, semenjak kamu pindah kita jarang sarapan nih, padahal sarapan itu penting banget. Kamu tuh ibu banget buat kita bertiga dan alhasil sekarang kadang aku yg gantiin posisi itu walau ga sebaik kamu sih. Mungkin diantara kita berempat aku paling deket sama kamu dulu, karna kita sering bareng tapi aku selalu coba ko buat deket sama Uvi, Maya juga. Kata rindu akan selalu ada buat kalian.
Aku bukan orang seterbuka kalian yang dengan mudahnya ceritain segala hal, maaf. Tulisan ini juga gak sepuitis kata-kata postingan kalian kalo lagi kangen, yang jelas aku rindu kalian. Banyak banget yang udah dilewatin bareng-bareng, dari saling diem-dieman, saling ngomelin, ngingetin untungnya gak pernah sampe marah-marahan. hehe. Hai my best frind, how are you? I need you and I miss you.
Ini nih, muka-muka baru pada bangun tidur. hehe. Kangen banget main bareng kaya gitu, bisa nginep bareng, jalan bareng, becandaan bareng, wow pokonya kangen. Kalian mau tau mereka siapa aja? oke saya akan perkenalkan sahabat saya.
sebelah kanan saya namanya Rahmadila Rahardiani, aslinya Kudus dan sekarang dia kuliah di Jogja, calon dokter hewan. Nama panggilannya dila, anaknya baik dan alus banget tapi kelakuannya kadang aneh sih dan agak lolot. hehe. kalo sebelah kiri saya dan berkerudung namanya Uvi Nur Fitriani Febriana Handoko, anak dari Pak Handoko. Upil itu sebutannya, anaknya sering banget jadi bahan bullyan karna kelakuannya yang kocag, anaknya seru banget dan lucu banget apa lagi kalo udah ketawa, haha. Nah yang satu lagi namanya Maya Yuniasari anak dari Kediri tapi Jakartaan banget. Maya paling petakilan diantara kita, hobbynya ngomong dan gak mau diem, dia suka banget ngajak makan tapi gak gendut-gendut. Nah mereka itulah kesayangan Helen.
Manteman, para calon Dokter.... Semangat nyelesaiin kuliahnya. Sukses terus buat semua cita dan cintanya. Kita akan menemukan yang terbaik pasti dalam profesi maupun pasangan. Semangat sayang kuuuu, aku rindu kalian :) :) :) (PB: Pasukan Bodrex)
Anugrah Terindah
Kalian
pasti tau group band Shilla On 7, dari jaman saya SD sampai sekarang yang
katanya udah jadi mahasiswa band itu masih booming dan banyak penggemarnya.
Saya ingin menyanyikan satu lagu mulik band ini yang berjudul Anugrah terindah.
Suka banget lirik lagu ini “Anugrah terindah yang pernah ku miliki” setiap saya
menyanyikan lagu ini rasanya saya sedang bersyukur karna Tuhan memang
memberikan banyak anugrah dan sangan indah. Keluarga, sahabat, teman,
kebahagiaan dan kehidupan ini adalah anugrah. Banyak orang-orang hebat yang
Tuhan hadirkan dalam kehidupan saya. Orangtua saya terutama, mereka best of the
best parents banget. Mereka yang selalu mengorbankan kepentingan mereka untuk
kami anak-anaknya. Memang itu kewajiban, dan mereka sangat bertanggung jawab
atas titipan Tuhan ini. Lima orang anak dengan sifatnya masing-masing harus
mereka didik, itu bukan hal mudah. Pendidikan selalu diutamakan oleh mereka,
begitupula pendidika moral. Saat ini saya ingin membahas lebih dalam tentang
saya.
21
tahun lamanya, Bapak dan Mamah mendidik saya, orang paling keras kepala,
cerewat, galak dan emosian kalo dirumah. Syukur-syukur saya bukan anak paling
manja dan cengeng, walaupun sifat itu ada dalam diri saya. Kalian tau? Dulu
saya sering beranggapan kasih sayang kalian itu tidak merata, tapi untungnya
niat-niat untuk kabur dari rumah itu tidak pernah terealisasi. Sayapun selalu
merasa marah sama mamah karena setiap Bapak saya marah ke salah satu saudara
saya pasti yang selalu mamah salahin saya, tapi saya bersyukur bapak selalu
menjadi pembela saya, bapak orang paling jarang marahin saya dirumah. Saya
sangat jelas mengingat saat bapak saya marah, 3 kali bapak saya marah dan itu
luka yang sangat membekas, sulit untuk sembuh dan diiklaskan. Pernah diusir
sama bapak sendiri? Pernah dibentak-bentak dini hari dan bikin tetangga bangun?
Ya, saya pernah merasakan itu dan satu hal lagi yang menurut saya tidak harus
saya ceritakan.
Bapak
adalah sosok paling keren dalam hidup saya. Banyak hal yang bias dikerjakannya,
apalagi cara pemikirannya ketika kita ngobrol-ngobrol santai. Sekarang saya tau
kenapa saya seperti ini, baik fikiran, tata bahasa fluktuasi emosinya saya
seperti ini karena bapak saya seperti ini. Darah batak sangat kental dikeluarga
kami dan ketika berbicara ya bapak seperti itu, menyampaikan pendapat dengan
menggebu-gebu dan itu tidak marah, hal itu perlu digaris bawahi. Sayapun
seperti itu saat menyampaikan pendapat dan pemikiran logis saya itu benar-benar
seperti bapak sangat amat memakai logika dan melihat realita.
Saya
selalu kagum sama bapak saya, walaupun terkadang heran dengan yang
dilakukannya. Bila dikatakan kenapa saya bukan orang yang mudah tersentuh
perasaannya, ya jawabannya karna bapak saya tidak seperti itu dan lingkungan
saya tidak mendidik itu.
Saya
dari tadi banyak cerita tentang bapak, ya dia sosok terhebat dalam hidup saya.
Sayapun punya mamah sosok yang gak kalah hebat dan gak kalah kuat. Mamah yang
selalu ada untuk kami anak-anaknya, mamah paling ngerti bapak. Saya selalu
yakin bapak dan mamah itu memang jodoh, mereka pasangan paling serasi. Tak
sering saya melihat hal-hal romantic dalam hubungan mereka tapi yang saya tau
ikatan batin mereka sudah terhubung, kenapa? Karna dengan jelas saya sering
melihat, tanpa komunikasi mereka bias saling mengerti satu sama lain dan kasih
sayang yang ditunjukan mamah untuk bapak sangat luar biasa. Mamah orang paling sabar, tenang dan tau cara
menghadapi bapak. Saya selalu percaya ketika ada hubungan yang saling mengerti
dalam diam mereka sudah saling terikat. Tidak harus hubungan kekasih, bias saja
sahabat, teman dan saudara.
Mamah,
kalian tau seberapa penting mamah untuk saya? Sangat amat penting. Saya bukan
apa-apa tanpa mamah. Seperti saya katakana sebelumnya ikatan atau hubungan,
saya dan mamah sudah sangan terhubung dengan sempurna. Saat ini saya sedang
menjadi anak perantauan, dulu ketika saya bedara di semester 3 ada satu titik
saya merindukan rumah, saat malam hari saya hanya bias menangis sambil
memanggil mamah dan bergerutu mengeluhkan keadaan. Bukam saya tidak berani
menelpon dan mengatakan rindu tapi saya tidak ingin orang rumah khawatir. Saya
menangis sampai tertidur dengan lelap. Pagi hari mamah telpon dan menanyakan
kabar, bercerita, ya semacamnyalah. Begitulah ikatan saya dengan mamah.
Terkadang saya heran mengapa tidak ada sifat mamah yang menurun pada saya?
Takdir, itu jawaban terbaik saat ini. 21 tahun mah, makasih sangat amat
berterima kasih saya sampaikan terimakasih sudah menghadapi anak yang sekeras
kepala ini, sesombong ini, banyak maunya, ngerepotin dan sebagainya. Saya anak
beruntung, banyak orang yang menyayangi saya, bahagia akan kehadiran saya. Mah,
Pak makasih dan Tuhan syukur hamba haturkan atas waktu yang Engkau berikan
hingga saya bias menikmati usia ke-21 tahun ini. Bantu hamba menjadi lebih baik
dengan cara yang benar.
Selasa, 11 Oktober 2016
Be your self
Banyak hal yang bisa membuat cerita itu menarik, semua tergantung kemasan dan penyampaian ceritanya, tapi tetap aja tergantung pembacanya, cerita seperti apa yang dia suka? kalo bikin orang jadi menarik, gimana caranya? ngga akan bisa, itu jawaban saya. sebaik apapun kita mengemas diri tetap saja akhirnya akan kembali pada sifat dasar. Tetap jadi diri sendiri dan itu akan selalu jadi menarik. semua tergantung selera konsumen, begitu pula orang ya tergantung orang disekitarnya, tertarik pada tipikal seperti apa, semua punya selera masing-masing. jangan pernah menjadi orang lain untuk membuat seseorang tertarik pada mu karna mungkin kamu tidak melihat banyak orang yang lebih tertarik ketika kamu jadi diri mu sendiri. Be your self. tapi tidak ada salahnya ketika merubah diri untuk menjadi lebih baik.
Cinta terpaut Usia?
Jatuh cinta itu bisa kapanpun, dimanapun dan sama siapapun. Orang bilang cinta itu tidak bisa ditentukan akan jatuh pada siapa, dalam artian tidak bisa memilih, ya namanya jatuh masa milih-milih. Beda cerita sama kagum atau tertarik, itu bisa sama siapa aja. Pernah jatuh cinta? yup, jawabannya pasti pernah, yang jelas kalau saya sih pasti jatuh cinta ngga jauh-jauh dari orang sekitar saya dan harus sudah saya kenal. Pernah jatuh cinta sama orang yang lebih tua atau lebih muda dari usia sendiri? mungkin saja pernah, tapi saya anti suka sama yg lebih muda dari saya. Gimana kalo dia yang suka, dan dia lebih muda? hemmm, pilihan sulit. Tau hati wanitakan? tingkat perasanya lebih tinggi dari pria walaupun kalau saya tidak terlalu ya setidaknya masih ada ko. Prinsip adalah prinsip, itu yang selalu saya coba terapkan tapi ternyata berbeda ketika itu berhubungan dengan cinta. Ini hanya euporia sesaat dan akan kembali seperti semula, jangan dibawa perasaan aja karna dia itu ade dan tidak lebih. oke :)
Kamis, 22 September 2016
BELAJAR
Masih ngerasa kaya dulu? Udah bukan masanya, sadar akan
keadaan sekarang dan belajar dari yang dulu. Malu buat ngakuin keadaan
sekarang? Belum tentu yang dulu itu yang terbaik. Coba berfikir lebih dewasa
dan lihat hikmah dari semua kejadian. Susahnya sekarang ngga seharmonis dulu.
Bahagianya dulu ngga setenang sekarang.
Tapi cape sama keadaan yang kaya gini terus, kapan bisa kaya
dulu lagi? Ngga ngerasa kesiksa sama keadaan. Semua ini mungkin pelajaran dari
Tuhan, dan coba berpikir panjang aja. Buang semua hal negative yang dipikirin,
jalanin dan perbaiki. Saat ini keadaan sedang menjadi seorang figure, jadi
janga membuat yang lain merasa lemah karna kelehaman sendiri.
Akan tiba saatnya kado terindah dari Tuhan. Ntah kapan
ataupun apa, namun semua ada waktunya. Dunia memang berputar dan semua berhak
merasakan hal yang sama. Mungkin saat ini ada orang yang lebih membutuhkan.
Jujur, kerinduan akan segala hal yang didapat dengan mudah itu pasti akan
selalu ada, tapi bukan saat ini. Bukan Tuhan tak akan memberi namun belum
waktunya. Semua tergantung kebutuhan bukan keinginan.
Menjadi lebih dewasa, mungkin itu yang harus dilakukan untuk
saat ini :)
Minggu, 21 Agustus 2016
back
Ini hal yang paling aku tidak suka, saat harus meninggalkan rumah "lagi" ya memang untuk tujuan pendidikan tapi aku masih ingin tinggal. Rasa rindu ini masih ada, belum surut dan kering. Baru malam ini kita bercengkrama dengan anggota yang utuh. Aku masih ingin bersama bapak dan mamah yang sudah terlihat semakin tua, sepertinya belum lama aku meninggalkan rumah tapi sudah banyak rambut putih dan kerutan di wajah kalian. Aku masih ingin tidur bersama kakak, bercerita sampai larut sebelum mata ini benar-benar terpejam. Aku masih ingin melihat kekonyolan dari adik-adik ku, saat mereka bermain, bercandan hingga bertengkar. Sudah sering aku meninggalkan rumah, tapi malam ini yang paling menyedihkan. Semakin berat rasanya beban ini ketika pertanyaan "kapan selesai kuliahnya?" Itu terlontar dari mulut bapak. Aku janji, akan ku usahakan yang terbaik dan semaksimal mungkin. Bapak, mamah yang sehat ya.... Kalian orangtua terbaik di dunia ini. Kaka semangat kerjannya, roda itu berputar, jalan itu pasti ada krikilnya, jangan pantang memyerah. Sekeras apapun orang mmenjatuhkan kakak pasti Tuhan tunjukan jalan yang terbaik. Yesus aja jatuh 3 untuk menyadarkan umatnya. Kalo kakak cape, cari kerja lain aja. Aku yakin kakak aku yang satu ini pasti bisa dapet tempat kerja yang lebih baik, jangan diterusin kalo makan ati mah. Ya, untuk adik aku yang satu ini brother ku.... Kamu udah gede ya sekarang, udah bisa bantu mamah sama bapak. Semoga lebih cepet dewasa dan berfikir semakin dewasa, Tuhan selalu memberkati kamu jadi bersyukurlah, berdoalah, dan berterima kasihlah. Kaka yakin kamu bisa ngejagain para ciwi-ciwi simarmata ini, kamu bakalan jadi pelindung kita. Cepet dewasa ya ki, tahun depan pasti kaka usahain ngasih yang terbaik. Kedua ade cewek ku, jangan lupa perjalanan kalian masih panjang, belajar yang rajin, berdoa yang tekun, dan bantu mamah di rumah. Kalian salah satu penyebab dimana kita masih selalu berjuang. Aku akan selalu rindu kalian, doain ya semoga aku bisa lebih baik lagi dan memberikan yang terbaik. Kalian jaga kesehatan ya, jangan lupa berdoa, Tuhan selalu memmberkati keluarga kita.
Minggu, 14 Agustus 2016
Aku tak tau pada siapa aku harus bercerita, hanya pada Bapak selama ini ku curahkan segalanya. Tapi, tanpa ku ceritakanpun kau tahu segalanya karna Engkaulah maha mengetahui.
Aku lelah bercerita pada benda mati yang tak bisa memberikan komentar atau masukan, aku bosan saat mendengar orang berkomentar tanpa tahu apa yang sebenarnya terjadi.
Mengapa kondisi ini seperti menyudutkanku? Salahkah aku? Jika ya, sampaikan secara langsung, jangan kau umbar secara umum.
Baru ku ketahui kenyataan ini beberapa waktu lalu, dan selama ini hanya aku yg tak tahu. Salah kuemang tak peka akan keadaan lingkungan, teman sendiripun tak bisa aku mengerti, hemm malangnya nasib ku.
Bukan aku tak mau tahu tapi kau tak pernah beritahu, aku bukan mahluk ajaib yang bisa bermain macig.
Sudahlah, hanya itu yang ini kusampaikan. Setidaknya aku bisa bercerita, meluapkan emosiku dan meneteskan air mata ku. Terimakasih.
Senin, 01 Agustus 2016
PRAY
Rasanya ada yang hilang, ntah apa tapi membuatku malas berbuat apapun
Aku hanya ingin berserah saja, tapi bukan pasrah
Sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata
Sedikit demi sedikit ingin ku tinggalkan hal-hal duniawi ini
Tuhan, terbitkan matahari mu dalam jalan ku
Taburkan bintang ketika sedang gelap gulita
Pancarkan pelangi sehabis redanya hujan
Rasa apa ini? sedikit gelisah tapi ntah karna apa
Banyak hal dalam benak pikiran dan hati yang tak bisa terucap
Engkau pasti mengerti, tanpa hamba jelaskan Bapa
Aku hanya ingin berserah saja, tapi bukan pasrah
Sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata
Sedikit demi sedikit ingin ku tinggalkan hal-hal duniawi ini
Tuhan, terbitkan matahari mu dalam jalan ku
Taburkan bintang ketika sedang gelap gulita
Pancarkan pelangi sehabis redanya hujan
Rasa apa ini? sedikit gelisah tapi ntah karna apa
Banyak hal dalam benak pikiran dan hati yang tak bisa terucap
Engkau pasti mengerti, tanpa hamba jelaskan Bapa
Rabu, 27 Juli 2016
Thanks God
Aku selalu hidup dalam kesederhanaan,sejak kecil orangtua ku mengajarkan hal itu padaku. Sederhana dalam berbuat, sederhana dalam berkata, sederhana dalam mencinta. Kata sederhana selalu ku artikan melakukan semampu diri sendiri tanpa merugikan pihak lain. Contoh halnya ber do'a, bukan hanya untuk meminta tapi utamakan untuk berterimakasih dan bercerita. Hanya Tuhan yang tak akan lelah mendengar cerita kita walaupun Ia tahu apa yang kita perbuat. Hanya Tuhan pula yang tahu apa yang kita mau tanpa harus kita minta. Ajaib memang ketika kita harus bercerita, meminta, mengeluh kepada suatu hal yang tidak terlihat. Percaya, hanya kata itu yang dapat bisa ku ucapkan.
Yesuspun berkata "berbahagialah bagi orang yang tak melihat namun percaya". Bapa engkau maha tahu, maka kan ku genggam erat selalu tanganMu hingga ku selalu berada dijalan Mu, peluk erat aku Bapa saat aku merasa letih, kuatkan selalu pundak ku untuk memikul beban ku. Kau selalu mengirimkan seseorang sebagai media Mu untuk memyampaikkan suatu hal pada ku, semoga aku semakin peka untuk mengetahui dan menanggapinya. Terima kasih Bapa 😊
Yesuspun berkata "berbahagialah bagi orang yang tak melihat namun percaya". Bapa engkau maha tahu, maka kan ku genggam erat selalu tanganMu hingga ku selalu berada dijalan Mu, peluk erat aku Bapa saat aku merasa letih, kuatkan selalu pundak ku untuk memikul beban ku. Kau selalu mengirimkan seseorang sebagai media Mu untuk memyampaikkan suatu hal pada ku, semoga aku semakin peka untuk mengetahui dan menanggapinya. Terima kasih Bapa 😊
Senin, 18 Juli 2016
Kini
Ruangan tak lagi kosong dan hampa
Aku merasakan ada penghuninya
Siapa? Dimana? Aku ingin melihatnya
Tapi sepertinya itu hanya perasaan ku
Aku yang membuat ruangan ini berisi
Hidup dan merasa ada kebahagiaan
Mencari dan khawatir saat tak ada
Yang kau khawatirkan, apa seperti itu?
Sudahlah ini lah perasaan tak bisa dipaksakan
Aku melakukan sebisa dan semampu ku saja
Semua tulus dari hati nurani ku
Akan ada saatnya ku menemukan tempat baru
Karna tak akan selalu seperti ini
Roda itu berputar begitu pula kehidupan
Aku merasakan ada penghuninya
Siapa? Dimana? Aku ingin melihatnya
Tapi sepertinya itu hanya perasaan ku
Aku yang membuat ruangan ini berisi
Hidup dan merasa ada kebahagiaan
Mencari dan khawatir saat tak ada
Yang kau khawatirkan, apa seperti itu?
Sudahlah ini lah perasaan tak bisa dipaksakan
Aku melakukan sebisa dan semampu ku saja
Semua tulus dari hati nurani ku
Akan ada saatnya ku menemukan tempat baru
Karna tak akan selalu seperti ini
Roda itu berputar begitu pula kehidupan
Rabu, 06 Juli 2016
UTUH
Jalan kecil ini masih sama seperti pertama aku pergi
Rimbunnya pohon di kanan dan kiri jalannyapun sama
Rumah panggung berwarna hijau itu sudah terlihat
Jantungku mulai berdetak kencang dari jarak 30 meter
Ketika tiba di depan kayu berwarna coktal itu
Punuh sudah kebahagiaan ku
Terhapus semua rindu yang kupendam lama
Kuhembuskan nafas lega menghilangkan beban ini
Bahagia, itu yg kurasa
Ku harap akan bisa kemabali selalu ketempat ini
Melepaskan segala beban dan mendapat kebahagiaan
-Rumah-
Rimbunnya pohon di kanan dan kiri jalannyapun sama
Rumah panggung berwarna hijau itu sudah terlihat
Jantungku mulai berdetak kencang dari jarak 30 meter
Ketika tiba di depan kayu berwarna coktal itu
Punuh sudah kebahagiaan ku
Terhapus semua rindu yang kupendam lama
Kuhembuskan nafas lega menghilangkan beban ini
Bahagia, itu yg kurasa
Ku harap akan bisa kemabali selalu ketempat ini
Melepaskan segala beban dan mendapat kebahagiaan
-Rumah-
Selasa, 21 Juni 2016
-----?-----
Disudut kamar ini kudekap kedua lututku
Menundukan kepala dan gemetar tanpa bersuara
Seketika kuteriak dan terengah-engah bernafas
Mata ku sembab dan pipiku basah
Siapa yang bisa menyeka derai air yang deras ini?
Hanya satu pinta ku saat itu
Jangan buat aku menyesal mengatakannya
Naluriku memaksaku ntah itu nafsu atau bodoh
Dengan lantang sumber dosa ini mengatakannya
Aku akan bertanggung jawab
Tak ingin ku menyesal karna telah menjerumuskan mu
Pakai aku sesuka mu, akan ku turuti kapanpun itu
Tapi keyakinanku sedikit menyusut saat ini
Ketakutan ku terlalu banyak tentang hal ini
Ntah aku terbawa perasaan atau tidak
Aku takut, sangat takut dan mungkin kau mengerti
Jangan buat ketakutan ini menjadi nyata
Malam itu jangan jadi yang terakhir kalinya
Aku ingin ada malam - malam yang lain
Dan hanya kita, kau dan aku tanpa orang ketiga
Menundukan kepala dan gemetar tanpa bersuara
Seketika kuteriak dan terengah-engah bernafas
Mata ku sembab dan pipiku basah
Siapa yang bisa menyeka derai air yang deras ini?
Hanya satu pinta ku saat itu
Jangan buat aku menyesal mengatakannya
Naluriku memaksaku ntah itu nafsu atau bodoh
Dengan lantang sumber dosa ini mengatakannya
Aku akan bertanggung jawab
Tak ingin ku menyesal karna telah menjerumuskan mu
Pakai aku sesuka mu, akan ku turuti kapanpun itu
Tapi keyakinanku sedikit menyusut saat ini
Ketakutan ku terlalu banyak tentang hal ini
Ntah aku terbawa perasaan atau tidak
Aku takut, sangat takut dan mungkin kau mengerti
Jangan buat ketakutan ini menjadi nyata
Malam itu jangan jadi yang terakhir kalinya
Aku ingin ada malam - malam yang lain
Dan hanya kita, kau dan aku tanpa orang ketiga
Jumat, 10 Juni 2016
Cerita Tentang Kita
Hari ini aku ingin bercerita tentang kita
Ikatan yang sangat kuat ada pada kita
Kita berasal dari tempat yang sama hanya berbeda generasi
Kita memiliki golongan yang sama namun berbeda sifat
Latar belakang terbentunya kitapun sama tapi hasilnya pasti berbeda
Dulu, sekarang ataupun nanti kita akan tetap punya hidup masing-masing
Kita selalu bersama dulu, namun tidak sekarang
Tapi rasa peduliku dulu, sekarang dan yang akan datang akan semakin meningkat
Kau hal berharga dalam hidupku kalian, semua berharga sangat istimewa
Banyak yag kupelajari dari mu dan kau pasti dewasa lebih cepat dariku
Yang mengalir dalam tubuhku saat ini sampai kapanpun akan tetap sama dengan mu
Ikatan itu yang kita punya, maaf jika aku mengecewakan
Aku tak mengerti apa yang kau inginkan saat ini namun jangan lupa feelingku kuat terhadapmu
Ikatan ini ada dan tak akan pernah lepas
Semangat menjalani hidup mu begitu pula aku
Sampai bertemu dilain kesempatan dengan nasib kita masing-masing
Ikatan yang sangat kuat ada pada kita
Kita berasal dari tempat yang sama hanya berbeda generasi
Kita memiliki golongan yang sama namun berbeda sifat
Latar belakang terbentunya kitapun sama tapi hasilnya pasti berbeda
Dulu, sekarang ataupun nanti kita akan tetap punya hidup masing-masing
Kita selalu bersama dulu, namun tidak sekarang
Tapi rasa peduliku dulu, sekarang dan yang akan datang akan semakin meningkat
Kau hal berharga dalam hidupku kalian, semua berharga sangat istimewa
Banyak yag kupelajari dari mu dan kau pasti dewasa lebih cepat dariku
Yang mengalir dalam tubuhku saat ini sampai kapanpun akan tetap sama dengan mu
Ikatan itu yang kita punya, maaf jika aku mengecewakan
Aku tak mengerti apa yang kau inginkan saat ini namun jangan lupa feelingku kuat terhadapmu
Ikatan ini ada dan tak akan pernah lepas
Semangat menjalani hidup mu begitu pula aku
Sampai bertemu dilain kesempatan dengan nasib kita masing-masing
Selasa, 31 Mei 2016
-KEMBALILAH-
Aku rindu, rindu tangan yang selalu menggenggamku
Dia tahu kapan harus melepaskan ku
Menenangkanku ketika aku takut
Membuatku tertawa ketika aku sedih
Terkadang membentakku tapi itu untuk kebaikan ku
Tapi, mungkinkah sekarang ku tak akan dapatkan itu lagi?
Sudah cukup lama Ia pergi, dan kupikir hanya untuk sementara
Kapan? Kapan kau akan kembali? Aku rindu
Ingin rasanya memeluk mu, bersandar dan bercerita
Menceritakan apa yang terjadi selama kau pergi
Bersenda gurau seperti biasanya, aku rindu sangat rindu
Ntah bagaimana cara ku untuk meluapkan segalanya
Rasa rindu ini lebih besar dan menutupi semua pikiran ku tentang masalah ku
Aku ingin kau sekarang, yang ku ingin kau. tak peduli apapun itu
Hanya tetesan air mata yang kudapat setiap merindukan mu
Inikah waktu ku untuk kehilangan lagi?
Memang tak ada yang abadi, tapi secepat inikah?
Wujud mu masih terlihat jelas oleh ku
Ada dan selalu jelas terlihat, sangat jelas tapi aku tak bisa merengkuh mu
Merasakan genggaman mu pun tidak,
Jangan siksa aku dengan kehilangan mu
Aku akan iklas bila kau pergi dengan pamit
Jangan seperti ini, aku hampa rasanya
Karna kau tau cara memperlakukan diriku
Mungkin memang aku berlebihan sehingga membuat luka dihati mu
Tapi apa inikah balasannya?
Sakit, sesakit inikah yang kau rasakan?
Jangan biarkan air ini menetes lebih banyak lagi,
Sudahlah jangan berkelana terlalu jauh
Aku takut kau mendapatkan tempat yang lebih nyaman
Atau memang hal itu sudah terjadi?
Aku takut, dan genggam tangan ku ketika itu terjadi
Dia tahu kapan harus melepaskan ku
Menenangkanku ketika aku takut
Membuatku tertawa ketika aku sedih
Terkadang membentakku tapi itu untuk kebaikan ku
Tapi, mungkinkah sekarang ku tak akan dapatkan itu lagi?
Sudah cukup lama Ia pergi, dan kupikir hanya untuk sementara
Kapan? Kapan kau akan kembali? Aku rindu
Ingin rasanya memeluk mu, bersandar dan bercerita
Menceritakan apa yang terjadi selama kau pergi
Bersenda gurau seperti biasanya, aku rindu sangat rindu
Ntah bagaimana cara ku untuk meluapkan segalanya
Rasa rindu ini lebih besar dan menutupi semua pikiran ku tentang masalah ku
Aku ingin kau sekarang, yang ku ingin kau. tak peduli apapun itu
Hanya tetesan air mata yang kudapat setiap merindukan mu
Inikah waktu ku untuk kehilangan lagi?
Memang tak ada yang abadi, tapi secepat inikah?
Wujud mu masih terlihat jelas oleh ku
Ada dan selalu jelas terlihat, sangat jelas tapi aku tak bisa merengkuh mu
Merasakan genggaman mu pun tidak,
Jangan siksa aku dengan kehilangan mu
Aku akan iklas bila kau pergi dengan pamit
Jangan seperti ini, aku hampa rasanya
Karna kau tau cara memperlakukan diriku
Mungkin memang aku berlebihan sehingga membuat luka dihati mu
Tapi apa inikah balasannya?
Sakit, sesakit inikah yang kau rasakan?
Jangan biarkan air ini menetes lebih banyak lagi,
Sudahlah jangan berkelana terlalu jauh
Aku takut kau mendapatkan tempat yang lebih nyaman
Atau memang hal itu sudah terjadi?
Aku takut, dan genggam tangan ku ketika itu terjadi
Jumat, 22 April 2016
Panusupan Purbalingga

![]() |
| Rumah Pohon |
Dari
tempat ini bisa lihat pemandangan yang cukup bagus, bisa buat foto-foto juga,
sebenernya ada air terjunnya tapi berhubung udah mau hujan kita ngga sempet
kesana. Tempatnya masih terhitung bersih dan tolong buat dijaga terus ya
kelestarian alamnya. Tempat ini bisa buat jalan-jalan, hunting foto, main
bareng temen, pacar, atau sahabat. Ke tempat ini ngga perlu ngeluarin uang banyak
ko, cukup Rp. 5000,- per orangnya. Kalo dari tempat saya yaitu Purwokerto cuman
makan waktu 1 jam 30 menit untuk perjalanan menuju tempat ini. Nah, dikawasan
ini juga banyak tempat wisata lainnya cuman sayang belom bisa saya abadikan
disini.
Oh
iya, foto-foto kita yang diatas itu diambil di rumah pohon di Panusupan, ada 2
rumah pohon yang layak disana dan ada tempat buat camp juga loh…. Jadi buat
temen-temen yang lagi cari tempat buat refreshing bisa langgsung ke tempat ini
letaknya di Purbalingga Jawa Tengah. Selamat mencoba, selalu lestarikan alam
Indonesia ya. Wooooo boom J
Kamis, 07 April 2016
BEBAS
Aku ingin berada di tempat ini
Tempat dimana aku bisa merasakan kebebasan
Bebas berekspresi dan semua sesuka hati
Ini tempat bebas
Melepas ekspresi sesuka hati
Menangis, ringkih bersama
Deru ombak yang menepiskan air mata
Semua derita terasa terlepas
Ketika teriak, menjerit
Seperti sedang menyandarkan diri
Menghilangkan beban seketika
Merasakan dinginnya hembusan angin
Aku ingin ketempat ini
Bersandar dan menangis
Menyudahi semua ini
Yang seperti penderitaan berakhir semua
SELESAI
Sabtu, 12 Maret 2016
Beginilah Kenyataannya
Setiap kata yang terucap sepertinya ringan untuk disampaikan tapi itu hanya terjadi pada orang-orang tertentu saja. Aku selalu berusaha menjadi orang yang seperti itu dihadapan kalian dan mudah melontarkan apa saja dalam keadaan perasaan apapun. Tapi semua terasa sulit, ntah karna kenyamanan atau apapun itu. Aku menganggap kalian memang lebih dari seorang teman biasa dan akupun yakin kalian seperti itu pada ku.
Memang salah aku ketika dalam pertemanan tidak ada keterbukaan, kejujuran dan kepercayaan. Bukan aku tidak mempunyai rasa itu pada kalian namun aku masih berusaha untuk membangunnya. Pertemanan akan selalu abadi bahkan sampai persahabatan dan itu semua terbangun karna relasi. Aku tahu sekarang apa yang dipermasalahkan dan maaf untuk saat ini aku belum bisa berjanji untuk memberikan apa yang kau inginkan tapi suatu hari nanti kau sendiri akan mengerti tentang relasi aku dengan dia.
Selasa, 08 Maret 2016
Cinta Ku Tlah Jatuh
Baru kini aku menyadarinya
Sadar akan perasaan ku ini
Aku mempunyai cinta sebuah cinta
Ku mengerti akan cinta ini
Dan kini cinta ku tlah terjatuh
Cinta ini tlah jatuh
Suatu tempat yang bernama hati
Disitulah cintaku terjatuh
Cinta ini milik mu,
Kamu ya dirimu
Kau akan menyembuhkan lukanya
Karna di tempat ini cinta ku bahagia
Tapi sepertinya tempat ini tak kosong
Sudah ada yang mengisi ternyata
Ya sudahlah aku tak perduli
Ntah seberapa lama aku akan tinggal
Biarkan aku menikmatinya dulu
Akan ada waktunya,
Akukan pergi dari tempat ini
Sadar akan perasaan ku ini
Aku mempunyai cinta sebuah cinta
Ku mengerti akan cinta ini
Dan kini cinta ku tlah terjatuh
Cinta ini tlah jatuh
Suatu tempat yang bernama hati
Disitulah cintaku terjatuh
Cinta ini milik mu,
Kamu ya dirimu
Kau akan menyembuhkan lukanya
Karna di tempat ini cinta ku bahagia
Tapi sepertinya tempat ini tak kosong
Sudah ada yang mengisi ternyata
Ya sudahlah aku tak perduli
Ntah seberapa lama aku akan tinggal
Biarkan aku menikmatinya dulu
Akan ada waktunya,
Akukan pergi dari tempat ini
Rabu, 02 Maret 2016
BUKAN AKUKAN?
Tak
semua hal harus aku ketahui, apalagi hal tetang mu
Semua
orang memang memiliki rahasia
Dan
itu hal wajar yang dilakukan manusia
Tapi
memang akupun tidak seberarti itu untuk mu
Setidaknya
aku mencoba untuk membatu
Walau
aku bertanya pada matahari, angin, dan hujan
Mereka
adalah saksi yang bisu
Tak
ada yang bisa membisikkannya pada ku
Aku
akan selalu menunggu bisikan itu
Hembusan
angin, rintikan hujan dan terik matahari
Tong
sampah yang siap menampung segalanya
Dengan
mendaur ulang dan menghasilkan yang baru
Kau
tau tempat untuk menemuiku
Datanglah
sesuka hati mu, kapanpu itu
Namun
aku takut, takut kan satu hal
Apa
aku penyebabnya? Bukankan?
Hem,
semua ini membuat aku gelisah
Semoga
kau baik-baik saja
Tuhan
akan selalu beserta mu
Minggu, 28 Februari 2016
Kisah Kita
Kupu-kupu
dapat terbang kemanapun yang diinginkannya, tapi ketika ada hal yang meghadang
tidak semudah itu untuknya melanjutkan perjalanannya. Indahnya warna kupu-kupu,
kadang membuat manusia lupa akan asal-usulnya yang sebernarnya adalah sebuah
ulat bulu yang banyak tidak disukai manusia. Namun untuk mengetahui masa
lalunya apabila saat ini dia menjadi lebih baik. banyak hal yang sering
ditutupi oleh seekor kupu-kupu dan dia suka pergi sesukanya. Namun tanpa
diasadari setiap bunga yang dihinggapinya adalah saksi hidupnya dan semua
dinikmatinya dengan begitu saja. Mengapa kupu-kupu ini tak bisa seperti tawon?
hewan yang ditakuti karna sengatannya tapi tak diragukan kesetiaannya. Sejauh
apaun tawon pergi mencari madu tapi dia tak pernah lupa kembali kerumahnya dan
membawa madu. Kesetiaannya tak perlu diragukan lagi.
Seperti
hujan yang keseribu, hujan tak pernah memberitahu ketika akan membasahi bumi,
tapi terkadang memberi tanda akan kehadirannya. Tak pernah ada yang tahu berapa
tetes hujan turun pada hari ini dan kapan hujan akan pergi dan akan datang
lagi, tapi percayalah tak akan selamanya hujan ada dan tak akan selamanya hujan
pergi, setiap yang datang pasti akan pergi dan setiap yang pergi pasti akan
kembali. Hujan yang menjadi saksi hidupku walau dia sedang tidak ada pasti
ketika hujan datang dengan mudahnya semua hal yang kualami kuberitahu begitu
saja. Tapi sang tawon tak seperti itu walaupun dia sering kembali tapi semua
yang dialami akan diberitahukannya. Bersembunyi dalam sarangnya membawa yang
dialaminya dan menyimpannya dalam-dalam serapat mungkin walaupun terkadang
adahal yang akan ketahuan. Bagaimana dengan kupu-kupu? Walau dia tak pasti akan
kembali tapi setiap bunga yang hinggapinya pasti akan dia ingat baunya dan
memberitahu bunga yang terharum dan bunga yang kurang harum. Kupu-kupu berniat
baik agar teman-temannya tidak hinggap dibungan yang kurang harum.
Matahari
punya kisah, dan kisahnya yang paling nyata. Semua terlihat jelas oleh
kupu-kupu dan tawon karna mereka sering menemani matahari menyinari bumi. Saat
hujan datang matahari akan pergi tapi terkadang mereka datang bersamaan. Saat
itulah bumi terlihat lebih indah hujan yang diiringi matahari, kupu-kupu dan
tawonpun terbang dengan bebas dan memandang indahnya bumi.
Semua
hal saling menguntungkan kisah kita sudah sampai sini dan tak aka nada yang
sia-sia mungkin perlu lebih menikmati perjalanan ini karena walaupun kita
berjalan masing-masing semuanya akan kembali dan bersama. Kidah kita akan
selalu berjalan bersamaan walau pada tempat yang berbeda.
Senin, 04 Januari 2016
Tahun Baru
Evaluasi diri dan resolusi, hal yang biasa dilakukan
Namun bila kenyataannya berjalan ditempat, untuk apa?
Setidaknya mempunyai harapan baru itu lebih baik
Bersikap dan berfikir lebih dewasa itu pastinya
Tiga tahun melalui tahun yang baru tanpa hal yang paling berharga
Sedih itu sudahh pasti, namunTuhan kirimkan yang terbaik
Tuhan ku ingin memperbaiki diri ku itu doa utama ku di tahun ini
Menjadi orang yang lebih rendah hati dan berperasaan
Bersikap lebih peka dan pengertian sepertinya harus begitu
Terutama mempedulikan diri sendiri, namun bukan airtian menjadi egois
Namun manusia tak akan pernah puas, dan tak ada yang sempurna
Tunggu saja sampe kapan? Namun saat aku melebihi batas tegurlah
Saat tujuan dan keinginanku sudah tak selaras ingatkanlah
Namun bila kenyataannya berjalan ditempat, untuk apa?
Setidaknya mempunyai harapan baru itu lebih baik
Bersikap dan berfikir lebih dewasa itu pastinya
Tiga tahun melalui tahun yang baru tanpa hal yang paling berharga
Sedih itu sudahh pasti, namunTuhan kirimkan yang terbaik
Tuhan ku ingin memperbaiki diri ku itu doa utama ku di tahun ini
Menjadi orang yang lebih rendah hati dan berperasaan
Bersikap lebih peka dan pengertian sepertinya harus begitu
Terutama mempedulikan diri sendiri, namun bukan airtian menjadi egois
Namun manusia tak akan pernah puas, dan tak ada yang sempurna
Tunggu saja sampe kapan? Namun saat aku melebihi batas tegurlah
Saat tujuan dan keinginanku sudah tak selaras ingatkanlah
Jumat, 01 Januari 2016
Begitulah Kau Bagi Ku
Kita dipertemukan tanpa
sengaja, dan dipisahkan karna alasan
Sebelum Tuhan
mempertemukan kita Ia pasti mempunyai alasan
Namun alasan yang tidak
kita ketahui
Perjalanan panjang yang
kita lalui bersama
Banyak kisah yang terukir
indah bagaikan pelangi
Banyak pelajaran yang Ku
dapatkan dari Mu
Mungkin bila Kita bertemu
lebih awal lagi akan berbeda cerita
Ataupun Kita bertemu
lebih lama lagi,
Aku mensyukuri pertemuan
dengan Mu
Teguran yang Kau berikan
itu tanda perhatian Mu
Begitu pula sikap ku pada
Mu
Kejengkelan, marah dan
sikap aneh apapun itu
Dapat dengan mudah aku
tunjukan dihadapan Mu
Jujur Aku nyaman berada
didekat Mu
Bila Tuhan mengijinkan
Aku mempunyai satu permintaan
Ingin mempunyai seorang
Kaka seperti Mu
Sejak dari dulu aku menginginkan
sosok seorang Abang
Sosok itu pernah aku
dapatkan namun menghilang begitu saja
Bila Tuhan memang
mengijinkan, Aku pasti bahagia
Dan pastinya dengan
persetujuan Mu
Dan harapan Ku, Aku tak
pernah ditinggalkan lagi
Terimakasih dan maaf bila
Aku berlebihan J
Langganan:
Komentar (Atom)





